Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Setelah 2024, Rusia akan Bangun Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Jakarta, Aktualiti.com – Rusia akan membangun stasiun luar angkasa sendiri setelah 2024. Di mana saat ini Rusia masih gabung ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).

Seperti dilansir dari Antaranews, Direktur Jenderal Badan Antariksa Federal Rusia Roscosmos Yury Borisov menyampaikan bahwa Rusia memutuskan akan meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah tahun 2024.

“Kami akan fokus pada pembangunan stasiun orbit Rusia. Kami juga tidak akan melupakan penelitian luar angkasa,” kata Borisov kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah rapat kerja.

Adapun perihal proyek kerja sama internasional saat ini di ISS, Borisov mengatakan bahwa Roscosmos akan tetapi memenuhi kewajibannya kepada mitra.

Perlu diketahui, Borisov saat ini ditunjuk sebagai kepada Roscosmos pada awal Juli.

Baca juga : Dubes Rusia: Presiden Putin Siap Hadir di Bali

Ia juga mengungkapkan kepada Putin bahwa masa depan luar angkasa berawak Rusia harus berpijak pada rencana yang telah dipikirkan dengan matang. Meskipun, Borisov tidak menyampaikan kepada Putin rincian rencananya.

“Masa depan program luar angkasa berawak Rusia terutama harus berpijak pada rencana yang dipikirkan dengan matang,” ujarnya kepada Putin.

Perlu diketahui, sejak tahun 1998, Amerika Serikat (AS) dan Rusia, bersama mitra lainnya telah berhasil bekerja sama di ISS.

Proyek ISS yang melibatkan lima badan antariksa telah mengorbit sejak 1998 di sekitar Bumi dan telah melakukan ribuan eksperimen ilmiah.

Disisi lain, administrator NASA Bill Nelsin memberikan pernyataan bahwa NASA berkomitmen hingga 2030 akan melakukan misi yang aman dari ISS serta akan melakukan koordinasi dengan mitra.

Menanggapi pernyataan dari Rusia, ia mengatakan bahwa pihak NASA belum mengetahui keputusan tersebut.

Reporter : Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini