Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Wasekjen PBNU: Penerima Awardee LPDP, Jangan Jadi Pengkhianat Intelektual!

Jakarta, Aktualiti.com – Kasus awardee LPDP di luar negeri yang ‘ogah’ balik ke tanah air kembali viral di jagat dunia maya. Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan menganggap para awardee yang enggan balik ke Indonesia adalah pengkhianat intelektual.

“Para penerima LPDP yang secara sengaja membajak program ini hanya untuk pribadinya adalah tindakan kejahatan intelektual. Sikap mereka yang masa bodoh terhadap situasi bangsa ini adalah pengkhianatan intelektual.” ujar Rahmat kepada Aktualiti.com, Minggu (07/08/2022).

Dalam cuitan yang diunggah oleh akun @VeritasArdentur di Twitter menunjukan bahwa penerima beasiswa LPDP itu memanfaatkan beasiswa untuk keuntungan pribadi. Di antaranya adalah para penerima beasiswa LPDP di Inggris yang enggan balik.

Oknum penyalahgunaan beasiswa LPDP itu bahkan rela menjadi pekerja kasar untuk menghindari pajak. Bahkan ada juga yang berniat untuk menyekolahkan anaknya dengan gratis.

Rahmat meminta kepada LPDP untuk membuka data para awardee agar kesadaran moral dan tanggung jawab kebangsaan para awardee dapat dipantau bukan hanya oleh LPDP, namun seluruh publik.

Baca juga : Pengamat: LPDP Harus Umumkan Awardee Beasiswa untuk Tingkatkan Tanggung Jawab Moral

“LPDP itukan yang dipakai uang negara, jadi semua orang berhak tahu siapa saja yang menerima manfaat dari program ini,” ucap Rahmat

“Dengan keterbukaan data LPDP maka ke depan, mereka para penerima dapat dikontrol oleh publik dan mereka memahami punya tanggung jawab lebih besar kepada bangsa dan negara dengan ilmu yang mereka dapat,” pungkas Rahmat.

Sebelumnya, Analis Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam beranggapan, dana LPDP merupakan dana yang disiapkan khusus oleh pemerintah Indonesia demi mencetak sumber daya manusia yang berkualitas kedepannya.

“Jadi sah-sah saja apabila data para awardee dipublish agar kesadaran moral dan tanggung jawab para awardee semakin tinggi, mengingat mereka dibiayai full oleh negara melalui APBN,” ujar Arif kepada Aktualiti.com, Rabu 3 Agustus 2022.

Reporter: Ahmad Widyarma

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini